achmad muharyadi
Seorang pengusaha
yang berhasil dapat dikatakan jika mereka tidak hanya mendirikan
sebuah usaha, namun juga berhasil memajukan bisnisnya di tengah gempuran pasar
yang semakin hari semakin padat. Ramainya persaingan pasar dan
munculnya beragam jenis peluang usaha, menuntut para
pengusaha untuk lebih kreatif dan inovatif
dalam menyusun strategi bisnis.
Hal ini sangatlah penting, mengingat belakangan ini banyak para pemula
yang berhasil merintis usaha namun belum tentu berhasil mempertahankan kerajaan
bisnisnya. Karena itu, untuk menghindari kemungkinan buruk seperti di atas. Pada
kesempatan kali ini akan kami informasikan 4 cara efektif memajukan bisnis yang bisa dipraktekan para
pemula.
Pertama, terus berinovasi untuk
mengembangkan produk unggulan. Sebagai pelaku bisnis, pastikan diri
Anda tidak pernah lelah untuk selalu berkreasi dan berimajinasi menciptakan
sebuah inovasi baru. Baik itu menawarkan sebuah produk baru maupun memberikan
nilai tambah pada produk lama, sehingga bisnis yang Anda jalankan tidak pernah
ditinggalkan para konsumen. Contohnya saja seperti kesuksesan Unilever yang
memproduksi berbagai
macam keperluan masyarakat sehari-hari seperti misalnya sabun, deterjen,
margarin, minyak sayur, makanan dan minuman, produk kosmetik, serta produk rumah
tangga lainnya yang sekarang ini merek dagangnya cukup mendominasi pasar
nasional maupun pasar internasional. Sebut saja seperti deterjen Rinso dan
Surf, sampho Sunsilk, Dove, dan Clear, minuman Buavita, break ringan seperti
Taro, sabun mandi seperti Lux dan Lifebouy, pasta gigi seperti Pepsodent
dan Close Up, serta masih
banyak lagi inovasi produk lainnya yang sengaja diciptakan pihak Unilever untuk
memanjakan para konsumennya.
Kedua, melakukan eksplorasi pasar.
Selain pengembangan inovasi produk, strategi lain yang bisa Anda
gunakan yaitu mengeksplorasi pasar dengan mengoptimalkan produk yang sudah ada.
Dalam hal ini Anda bisa menarik banyak pelanggan dengan membidik pasar baru,
atau bisa juga melalukan reposisi brand
untuk menarik minat para konsumen. Strategi bisnis seperti ini pernah
dilakukan produk shampo Pantene yang dengan sengaja menurunkan harga jualnya
serta menciptakan varian aroma baru untuk menghadapi ketatnya persaingan pasar,
dimana para kompetitor lain mulai menawarkan produk shampo dengan kualitas
sebanding namun dengan harga jual yang lebih terjangkau.
Ketiga, menghadapi persaingan dan
menjadi agresor. Karakter pemberani harus memiliki seorang
pimpinan warausaha. Tidak hanya diri Anda saja yang dituntut selalu
berani, namun perusahaan yang Anda pimpin juga harus berani
menghadapi persaingan pasar dan menjadi penyerang bagi para kompetitor
lainnya. Strategi ini bisa Anda jalankan dengan menyelenggarakan kegiatan
promosi besar-besaran, misalnya saja dengan mengadakan kupon berhadiah bagi
para konsumen Anda, menekan harga serendah-rendahnya untuk menjangkau semua
kalangan, atau bisa juga menawarkan module menarik lainnya seperti beli 3 free
of charge 1 untuk membangun loyalitas pelanggan Anda.
Keempat, meregangkan sayap Anda dengan melakukan
diversifikasi usaha. Ketika kerajaan bisnis Anda mulai berdiri
dengan kokoh, tidak ada salahnya bila Anda memperluas kejayaan bisnis tersebut
dengan membangun lini baru yang bisa mengurangi resiko kerugian bisnis Anda dan
meningkatkan aset kekayaan yang telah dimiliki. Contohnya saja seperti
kesuksesan Chairul Tanjung yang berhasil mengembangkan Para Group menjadi
beberapa lini usaha yang cukup kuat, sebut saja seperti Bank Mega, Trans TV,
Trans7, serta sebuah wahana hiburan yang cukup fenomenal di Indonesia yakni
Trans Studio yang sekarang ini telah berdiri di kota Makassar dan juga Bandung.
Saya membuktikan Tips di atas, Saya akan tumbuh dan menjadi besar : Sekarang Warnet Hidayah Merentangkan Sayap dan mengkokohkan Pondasi Investasi . Menjadi Warnet Terpencil di perkampungan dengan Tower Triangel dan koneksi wireless. Saya siap bersaing dengan Pasar .
Selalu ada Jalan menuju keberhasilan " motivasi klasik yg ampuh untuk penyemangat "

No comments:
Post a Comment